Penyebab Sperma Tidak Subur dan Sehat

Selama ini, wanita sering dianggap sebagai penyebab pasangan suami istr1 sulit untuk memiliki momongan. Tetapi, berdasarkan penelitian dari Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ), ternyata 11-15 persen pasangan sulit memiliki keturunan disebabkan oleh faktor infertilitas dari suami.
Sperma yang berkualitas baik berdasarkan ketetapan WHO yakni volumenya mencapai 2-5 CC, bentuknya harus nampak seperti cairan berwarna putih keruh atau berwarna putih mutiara dengan kekentalan biasa. Sedangkan secara mikroskopis, pria yang dianggap subur idealnya harus mengeluarkan sel sperma lebih dari 40 juta. dari sekian banyak sel sperma yang keluar pun sebagian besar bentuknya ada yang tidak normal. Sperma yang baik memiliki bentuk normal 30 persen.Gerakan sperma untuk menuju sel telur pun harus gesit dan bergerak lurus atau zig-zag. Sperma yang subur sangat penting dan harus dimiliki oleh pria agar dapat memperoleh keturunan. Sperma yang subur dan sehat adalah idaman bagi setiap pria dan wanita juga. Namun ada beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan kualitas sperma seorang pria menjadi tidak subur dan sehat.

Penyebab Sperma Tidak Subur

Penyebab sperma yang tidak subur apat terjadi karena akibat dari gangguan-gangguan atau penyakit yang diderita oleh pria khususnya masalah reproduksi. Sperma yang sehat adalah sperma yang memiliki bentuk sempurna, lincah dan memiliki gerakan cepat. Sperma yang gerakannya elan dan tidak sempurna atau berenang menuju arah yang salah tentu menyebabkan pembuahan menjadi sangt sulit. Kita tahu bahwa fakor utama yang mempengaruhi kesuburan pria adalah kualitas spermanya, baik kualitas maupun kuantitasnya. Agar kesempatan untuk membuahi besar, dibutuhkan minimalsebanyak 20 juta sperma per militer air mani.
Menurut beberapa pakar kesehatan reproduksi, sebenarnya ada dua penyakit atau kondisi yang paling sering menyebabkan kurangnya kualitas sperma sehingga menyebabkan pria kurang subur. Penyakitnya adalah variocele dan penyakit menular (PMS).
sperma3Penyakit Variocele
Variocele merupakan varises pada pembuluh darah balik yang ada disekitas testis (vena plexus pampiniformis).
Varises itu dapat menyebabkan pembuluh darah tersebut melebar, sedangkan klep vena tetap sehingga aliran darah menjadi tidak lancar dan terjadi aliran balik (reflux). Pada keadaan normal darah akan mengalir ke arah jantung, sedangkan penderita variocele darah banyak terperangkap di sekitar testis. Ini akan berdampak suhu testis akan lebih tinggi dari suhu ideal yang baik untuk produksi sel benih. Pengobatan tanpa operasi umumnya bisa memberikan manfaat perbaikan sperma jika gradasi varicocele-nya dalam kualifikasi ringan. Sedangkan untuk varicocele yang parah, tindakan operasi untuk melancarkan pembuluh vena yang mengalami varises perlu dilakukan.

Penyakit Menular Seksual (PMS)
PMS adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme yang dapat mengakibatkan menurunnya kualitas sperma. PMS contohnya adalah gonore dan raja singa.PMS termasuk mudah diobati karena biasanya infeksi tersebut bisa ditengarai dengan gatal-gatal, luka pada alat kelamin, dan kencing nanah.

Salah satu faktor lain juga ketidaksuburan pria adalah akibat dari rendahnya sperma yang diproduksi dalam penis. Selain itu, gerak sperma yang lambat, penyakit, dan gaya hidup tidak sehat dapat menjadi penyebab ketidaksuburan pada pria. Untuk dapat berenang dalam vagina dan mencapai sel telur pada tuba fallopi, seprma harus punya gerakan yang tepat. Ekor sperma punya peranan penting, yaitu sebagai pendorong gerak sperma untuk mencapai sel telur.  Selain penyakit tersebut, rendahya kualitas sperma juga dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Terimakasih anda telah berkunjung ke halaman ini. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat untuk anda.  Baca juga artikel kami di Cara Meningkatkan Kualitas Kesuburan Sperma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *