Perbedaan Sperma Sehat dan Tidak Sehat

Ciri Sperma Subur dan Berkualitas – Sperma memiliki peran penting dalam suatu pasangan untuk memiliki keturunan. Kesehatan sperma harus dimiliki oleh seorang pria. Banyak cara  yang dapat dilakukan untuk memiliki kualitas sperma yang sehat. Namun, apakah anda tahu kualitas sperma yang sehat seperti apa ? Mari kita bahas perbedaan sperma sehat dan yang tidak sehat.

Perbedaan Sperma Sehat dan Tidak Sehat

Perbedaan Sperma Sehat dan Tidak Sehat

Sperma Sehat

Sperma yang diproduksi tubuh sangat berpengaruh terhadap asupan nutrisi yang dikonsumsi sehari-hari. Sperma yang sehat tentunya memiliki ciri-ciri yang dapat kita ketahui, seperti :

  • Cairan sperma yang keluar saat ejakulasi pada pria yang normal jumlahnya sekitar 1-5 ml atau 1-2 sendok makan. Jika tidak maka dapat dikatakan sperma yang keluar mengalami kekeringan (hyphspermia).
  • Sperma yang sehat berarna putih atau abu-abu, tetapi ada juga yang berwarna agak kekuningan. Namun, hal tersebu masih dikatakan sperma yang normal. Jika sperma yang keluar berwarna kemerahan, maka hal itu merupakan sebuah penyakit yang harus ditangani secara khusus.
  • Dalam 1 ml sperma akan dapat menghasilkan 20 juta sperma. Jika anda ingin mengetahui jumlah sperma anda, datanglah ke dokter untuk diperiksa, Apaila anda memiliki jumlah sperma sekitar 20 juta sperma, maka anda sudah memiliki sperma yang sehat.
  • Sperma yang keluar pada saat ejakulasi umumnya akan terasa lengket. Ciri ini harus dapat diperhatikan karena dapat menunjang kualitas sperma agar cepat mendapatkan keturuan.

Sperma tidak Sehat

Sperma tidak sehat dapat disebabkan karena beberapa faktor misalnya seperti gaya hidup yang tidak sehat. Penting untuk anda kenali ciri-ciri dari sperma yang tidak sehat agar dapat segera diatasi. Sperma yang tidak sehat umumnya memiliki kriteria seperti :

  • Sperma tidak sehat memiliki bentuk yang abnormal. Umumnya sperma terdiri dari kepala, tubuh dan ekor. Namun, pada sperma yang tidak sehat terjadi perubahan pada bentuk kepala yakni seperti terlalu besar atau tidak memiliki ekor. Hal ini akan dapat mempengaruhi pergerakan sperma menuju sel telur.
  • Volume sperma yang tidak sehat dikeluarkan jumlahnya sedikit atau kurang dari 2-5 ml. Tetapi, volume yang berlebih juga dapat dianggap sebagai ciri sperma yang tidak sehat. Volume sperma yang sedikit biasanya ditemukan dalam kasus sperma kosong (azoospermia) atau sperma kurang (oligozoospermia).
  • Sperma yang tidak sehat biasanya akan berbau busuk seperti aroma klorin. Jika pada saat sperma keluar anda mencium bau busuk, maka dapat dipastikan bahwa sperma tersebut tidak sehat. Hal ini dapat terjadi karena adanya infeksi pada bagian saluran keluarnya sperma sehingga mengakibatkan aroma sperma tersebut menjadi berbau yang tidak sedap.
  • Sperma yang tidak sehat bukan hanya terlihat encer saja, namun serma yang terlalu kental juga daat menjadi ciri dari kualitas sperma yang tidak sehat. Sperma yang terlalu kental akan mengakibatkan sperma kesulitan bergerak untuk menuju sel telur.

Itulah ciri-ciri yang membedakan kualitas sperma sehat dengan sperma yang tidak sehat. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh pria agar dapat memiliki sperma yang sehat salah satunya adalah selalu menerapkan pola hidup yang sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, tidak meroko dan berolahraga secara teratur. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda yang ingin mengetahui kualitas dari sperma anda. Selalu berusaha untuk memiliki kualitas sperma yang sehat, semoga anda dapat segera memiliki sperma yang sehat dan mendapatkan keturunan.

Artikel terkait : Obat untuk Penyumbatan Saluran Sperma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *